Hendri89’s Weblog

August 23, 2008

Mengkhawatirkan, Pemain Bola Indonesia Kurang Gizi

Filed under: SPORT — hendri89 @ 6:38 pm

Yogyakarta – Standar pemenuhan gizi pemain sepakbola Indonesia belum memenuhi. Berdasarkan hasil penelitian di tiga klub sepakbola di Bantul, Kota Yogyakarta dan Pasuruan, klub-klub sepakbola belum sepenuhnya memperhatikan pemenuhan gizi para pemainnya.

Hal itu diungkapkan pakar gizi, Mirza Hapsari kepada wartawan dalam sosialisasi kegiatan Lustrum prodi Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM),Jumat (22/8).

“Meski didanai APBD setiap tahunnya namun kebanyakan manajemen klub belum memerhatikan pengelolaan makanan secara mandiri dan profesional,” katanya.

Jumlah makanan yang diberikan kepada pemain kata dia, juga tidak sesuai dengan kebutuhan gizi pemain. Padahal seorang pemain sepakbola memerlukan status dan asupan gizi yang baik dan seimbang.

Menurut Mirza, dari penelitiannya disimpulkan bahwa belum adanya komitmen dan niat baik dari pemerintah daerah atau pihak manajemen klub untuk mengalokasikan dana secara proporsional untuk keperluan pemenuhan gizi para pemain sepakbola.

Rata-rata pemenuhan gizi yang diberikan kepada pemain sepakbola dari tiga klub yang diteliti hanya 2500-2800 kalori setiap hari atau lebih tinggi sedikit dari kebutuhan orang normal sekitar 2400 kalori setiap hari.

“Idealnya untuk ukuran atlit dan olahragawan indonesia itu sekitar 3000 sampai 3500 kalori,” katanya.

Sementara itu, ketua prodi Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran Prof Dr Hamam Hadi menambahkan, kurangnya perhatian terhadap pemenuhan gizi bagi para olahragawan dan atlit menyebabkan merosotnya prestasi olahraga yang dicapai bangsa Indonesia. Sedang di negara maju prestasi olah raga diraih sangat cukup bagus karena adanya perhatian dalam hal masalah gizi para atlitnya.

“Tidak bisa tangkasnya para atlit saat bertanding dalam kejuaraan olah raga salah satu faktornya adalah kekurangan gizi dan tidak sedikit dari mereka juga menderita anemia,” kata Hamam.

Advertisements

Indonesia B Dibulani-bulani Libya

Filed under: SPORT — hendri89 @ 6:26 pm

Jakarta – Bermain dua kali dalalm dua hari, penampilan tim Indonesia B di laga kedua Piala Kemerdekaan berakhir dengan kekalahan telak. Tim Indonesia U-21 tersebut ditundukkan Libya 1-4Setelah dipaksa bersusah payah menundukkan Brunei Darussalam 2-0 kemarin, hari Jumat (22/8/2008) ini, Indonesia B harus menjalani laga kontra Libya di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Indonesia tak banyak berkutik di babak pertama meski baru kebobolan di menit 31. Adalah Mouad Mohamed yang menjebol gawang Indonesia dengan memanfaatkan umpan kiriman Allafi Mohamed.

Meski skor tak berubah hingga usainya babak pertama, Indonesia tetap tak berdaya di babak kedua. Libya menggandakan keunggulan hanya lima menit setelah 45 menit kedua dimulai.

Penyerang Zahgb Anis mencetak gol kedua ke gawang tuan rumah melalui sebuah tendangan setengah voli. Sepakan kaki kanan Anis memanfaatkan umpan silang dari sayap kanan tak berhasil dihentikan pemain-pemain Indonesia. 2-0 untuk Libya.

Diterpa kelelahan fisik plus ketertinggalan 0-2 membuat beberapa kali emosi pemain Indonesia terpancing. Seperti terjadi di menit ke-57, pemain-pemain Indonesia terlibat keributan karena menganggap pemain Libya mendramatisasi pelanggaran yang mereka derita.

Allafi Mohamed menambah penderitaan pasukan Bambang Nurdiansyah di menit ke-64. Mendapat umpan lambung yang cukup matang dari sisi kiri, Allafi menanduk bola melewati hadangan kiper Kurnia Weiga.

Libya makin tak terkejar ketika pemain pengganti Ehab Abdalla mencetak gol keempatnya di bilangan menit 88. Mendapat umpan terobosan dari tengah, Ehab tanpa kesulitan menundukkan Kurnia dan membuat skor jadi 4-0 untuk Libya.

Sebuah gol hiburan akhirnya didapat tim ‘Merah Putih’ di menit kedua injury time. Pelanggaran yang dilakukan Berrish Abdulaziz terhadap Ramdani Lestaluhu berbuah tendangan penalti untuk Indonesia.

Jajang Mulyana yang diserahi tugas sebagai eksekutor melaksanakan dengan baik sepakan penalti itu dan mengubah skor jadi 1-4. Skor ini bertahan ketika wasit mengakhiri pertandingan.

Dengan hasil ini, maka tim Indonesia B akan menduduki peringkat dua Grup A dan di semifinal bakal bersua juara Grup B yang masih akan diperebutkan antara Indonesia A atau Myanmar.

Liga Italia di Trans7

Filed under: SPORT — hendri89 @ 6:17 pm

Liga Italia di Trans7

 

Jakarta – Para pencinta Liga Italia di Indonesia dipastikan akan tetap bisa menyaksikan pertandingan-pertandingan Seri A di televisi gratis. Trans7 memastikan mendapatkan hak siar Seri A.

Kepastian Trans7 memiliki hak penayangan Seri A untuk televisi teresterial (free to air) itu diungkapkan oleh Marketing dan Public Relations Trans7 Linda Fitri Esti kepada detiksport, Sabtu (23/8/2008).

“Kita bisa memastikan bahwa kami mendapat hak siar Liga Italia musim 2008/2009,” ujar Linda.

Linda juga menjamin bahwa Trans7 mendapatkan paket pertandingan yang melibatkan klub-klub besar. “Yang jelas ada AC Milan, Inter Milan dan AS Roma,” katanya.

Dalam mendapatkan tayangan salah satu liga terbaik Eropa ini, Trans7 mengalahkan kompetisi dari televisi milik Grup MNC, Global TV. Sementara, hak siar untuk televisi kabel sudah terlebih dahulu didapatkan oleh TelkomVision.

Sebelumnya, Global TV melalui General Manajer Production Irwan Hendarmin mengaku optimistis hak siar Liga Italia akan jatuh ke pihaknya. Sebagai catatan, hak siar Liga Italia tahun lalu juga menjadi milik Trans7.


Sepasang Sepatu Sports

Filed under: SPORT — hendri89 @ 5:44 pm

Sepasang Sepatu Sports Menjadi “sama dan serupa” dengan remaja lain merupakan keinginan dari semua remaja. Saya ingat benar bagaimana sebagai seorang remaja dalam tahun 1963 saya merasa harus memiliki sepasang sepatu sport mutakhir yang sedang “in”. Persoalannya, bulan lalu saya baru saja membeli sepasang sepatu kulit. Tapi, sepatu sport benar benar sedang mode, oleh sebab itu saya datang kepada ayah minta bantuannya. “Saya perlu sedikit uang untuk sepatu sport”, ujar saya suatu petang di bengkel di mana ayah saya bekerja sebagai montir. “Willie” ayah kelihatannya terkejut. “Sepatumu baru berumur satu bulan, tapi Mengapa kini kau perlukan sepatu baru?””Setiap orang memakai sepatu sport yah!” “Sangat boleh jadi nak, Namun hal tersebut tidak menjadikan ayah mudah membayar sepatu sport ” Gaji ayah kecil dan sering tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. “Ayah, saya tampak seperti bloon memakai sepatu jenis ini ” kataku sambil menunjuk kepada sepasang sepatu oxford baru. Ayah memandang dalam dalam ke mataku.

Kemudian ia menjawab, “Begini saja, Kau pakai sepatu ini satu hari lagi.Besok, di sekolah, perhatikan semua sepatu dari kawan-kawanmu. Bila seusai sekolah kau masih berkeyakinan bahwa sepatumu paling butut dibandingkan sepatu kawan kawanmu, ayah akan memotong uang belanja ibumu dan membelikanmu sepasang sepatu sports” Dengan gembira saya pergi ke sekolah, keesokan paginya, penuh keyakinan bahwa hari itu merupakan hari terakhir bagiku mamakai sepatu oxford yang ketinggalan jaman ini. Saya lakukan apa yang ayah perintahkan saya lakukan, namun tidak, saya ceritakan apa yang saya lihat secara teliti. Sepatu coklat, sepatu hitam, sepatu tennis yang sudah kusam, semua menjadi pusat perhatianku. Pada petang hari, saya memiliki perbendaharaan dalam ingatanku betapa banyaknya teman teman di sekolah yang juga memakai sepatu bukan sport, bahkan sepatu – sepatu rusak, berlobang, menganga dan lain lain bentuk yang sudah mendekati kepunahan sebagai alat pelindung kaki.

Create a free website or blog at WordPress.com.